.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tuhan yang baik, semoga penghuni kamar sebelah cukup punya duit di bulan ini buat beli peredam suara. Amin.
plays: 0
Do you remember when we met
Thats the day I knew you were my pet
I want to tell you
How much I love you
Come with me To the sea, of love
»Sea of love-cat power
Who Are We? // rav
*nyari imajinasi di kolong kasur*
(Source: nevver, via jamieanatomy)
Nama gue ANISA yah, gak ada huruf yang double. Bukan Annisa atau Anissa. Terima kasih untuk kalian yang bisa inget penulisan nama gue dengan tepat :D
Tuhan memberkati, barakallah!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tuhan yang baik, semoga penghuni kamar sebelah cukup punya duit di bulan ini buat beli peredam suara. Amin.
Tadi siang mengetahui bahwa seorang teman dimasukkan namanya ke dalam halaman ‘ucapan terima kasih penulis’ di sebuah skripsi milik temannya. Tak tanggung-tanggung, gelar yang diperoleh si teman yang beruntung itu adalah ‘The Mood Booster’. Perihal gelar ini, si teman menyatakan bahwa sebenarnya ia tidak pernah melakukan apa-apa untuk menyemangati si penulis skripsi itu. Maka kagetlah si teman saat melihat namanya terselip di antara jejeran nama-nama lain yang ditulis di halaman ucapan terima kasih itu.
Yang bisa aku tangkap, seseorang yang tengah menghadapi fase sulit dalam hidupnya pastinya membutuhkan pelarian lain yang mampu membuatnya kembali merasa fully charged dan mampu beraktivitas dengan total. Dan pelarian itu tidak hanya bisa diperoleh melalui cara-cara yang ekstrim. Pelarian itu bisa didapatkan bahkan dari senyum hangat dan tawa ria seseorang. Pelarian itu bahkan juga bisa didapatkan dari sepasang telinga seorang pendengar yang baik. Dan sepertinya, teman saya adalah ajang pelarian si penulis skripsi lewat poin-poin yang saya sebutkan. Beruntungnya dia, bisa begitu bermanfaat bagi orang lain.
Bagaimana dengan aku? Sudahkah aku bisa menjadi mood buster seseorang lewat tindakan-tindakan ku?
Atau malah, jangan-jangan aku dianggap mood buster? Oh Tuhan, jangan sampai.
Ya Allah, semoga si teteh ini putus ama pacarnya karena keasyikan pacaran dan gak sadar bumbu rujaknya nyiram sepatu saya. Amin
Ini tugas akhirnya anak konsentrasi Communication Training and Consulting. Bukan video nya ya. Tapi kegiatan training yang diadain selama 3 hari itu.
Lo pikir kuliah di Fikom santai dan gak serius? Think again!
Ah, seandainya gue punya data-data semua portofolio tugas gue (bukan cuma tugas akhir semester), gue posting satu-satu dah. Termasuk tugas bikin Live show program TV.
Toreh kisah, senandung kasih
Maafkan Tuan… aku berjanji
Tak mau menuai murka untukmu oh kawan
Berbisik didalam hati kumohon maafkan
Berbagi peluh, menuju cita
Daku membasuh keringat duka
WSATCC-Senandung Maaf